Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Goes to Community: “Bawaslu Inklusif, Pilar Demokrasi Berkualitas”

04/05

SELUMA – Dalam rangka melaksanakan tugas konsolidasi demokrasi guna memperkuat penyelenggaraan pemilihan umum di luar tahapan, sebagaimana Instruksi Badan Pengawas Pemilihan Umum RI Nomor 2 Tahun 2026, Bawaslu Kabupaten Seluma menggelar kegiatan pendidikan demokrasi yang sasarannya kelompok Masyarakat sipil, khususnya penyandang disabilitas.

04/05

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 4 Mei 2026, bertempat di Sekretariat Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Seluma. Hadir dalam kegiatan ini Ketua Bawaslu Kabupaten Seluma, Gandi Indah Jaya, didampingi Anggota Dahlian dan Medy Zalega, serta Kepala Sekretariat Laini Hustati bersama staf sekretariat.

Rombongan Bawaslu disambut langsung oleh Ketua PPDI Kabupaten Seluma, Siswanto, beserta anggota dan pendamping. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan partisipatif melalui pendekatan inklusif dengan melibatkan kelompok rentan secara aktif dalam proses demokrasi.

Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Seluma memberikan pendidikan demokrasi kepada penyandang disabilitas dengan fokus pada pemahaman tentang demokrasi yang inklusif, hak partisipasi, serta kesetaraan bagi penyandang disabilitas. Disampaikan bahwa demokrasi tidak hanya sebatas pelaksanaan pemilu, tetapi juga menjamin keterlibatan seluruh warga negara secara setara tanpa diskriminasi.

Ketua Bawaslu Kabupaten Seluma menegaskan bahwa penyandang disabilitas memiliki hak konstitusional yang sama, baik sebagai pemilih, penyampai aspirasi, maupun sebagai bagian dari pengawas partisipatif.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari peserta terkait kendala yang masih dihadapi, seperti keterbatasan akses fisik, kurangnya informasi yang inklusif, serta adanya stigma sosial. Menanggapi hal tersebut, Bawaslu menekankan pentingnya kolaborasi, pendidikan politik berkelanjutan, serta dukungan kebijakan yang berpihak pada penyandang disabilitas.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Seluma menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pengawasan pemilu yang inklusif. Dengan melibatkan komunitas penyandang disabilitas, diharapkan demokrasi yang berkualitas dan berkeadilan dapat terwujud secara nyata di Kabupaten Seluma.

04/05

Humas Bawaslu Seluma