Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Seluma hadiri kegiatan Konsolidasi Gerakan Masyarakat Sipil Mewujudkan Sinergitas Pengawasan Pemilu Tahun 2029

10/08

Seluma, Bawaslu Kabupaten Seluma – Dalam rangka memperkuat sinergitas antara Badan Pengawas Pemilihan Umum dan Masyarakat sipil guna mewujudkan pengawasan partisipatif yang berintegritas menuju Pemilihan Umum tahun 2029, Bawaslu Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan Penguatan Demokrasi: Konsolidasi Gerakan Masyarakat Sipil Mewujudkan Sinergitas Pengawasan Pemilu Tahun 2029 di TW Mangrove Bhadrika Kota Bengkulu dengan dihadiri oleh perwakilan Bawaslu Kota Bengkulu, Bawaslu Kabupaten Seluma, Bawaslu Kabupaten Bengkulu Tengah, dan berbagai elemen Masyarakat, (Senin, 10/08/2026).

10/08

Hadir pada kegiatan tersebut Anggota Bawaslu Republik Indonesia Totok Hariyono, yang membuka sekaligus memberikan pengantar dalam diskusi. Dalam penyampaiannya, Totok menegaskan bahwa demokrasi merupakan hak setiap orang, tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi sosial dan ekonomi. Menurutnya, salah satu wujud nyata demokrasi dapat dilihat dalam pelaksanaan pemilu. Setiap warga negara diberikan kebebasan untuk menentukan pilihan politiknya sesuai dengan hati nurani masing-masing. Kebebasan tersebut merupakan bagian penting dari upaya menjaga harkat dan martabat setiap warga negara.

Kemudian disampaikan juga bahwa seluruh elemen masyarakat untuk tidak memandang perbedaan sebagai sesuatu yang harus dipertentangkan. Perbedaan pilihan dan pandangan perlu menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan demokrasi yang sehat. Ditekankan juga bahwa demokrasi harus dijalankan sebagai sebuah norma bersama. Dalam proses demokrasi, perbedaan pendapat tidak seharusnya berujung pada sikap saling menuding maupun mempertentangkan satu sama lain. Demokrasi membutuhkan kedewasaan, keterbukaan, serta kemauan untuk bersama-sama menjaga proses politik tetap berjalan secara adil dan bermartabat.

Konsolidasi gerakan masyarakat sipil tersebut diharapkan dapat memperkuat peran masyarakat dalam mengawal setiap tahapan pemilu. Masyarakat tidak hanya ditempatkan sebagai pemilih, tetapi juga sebagai bagian penting dalam memastikan proses demokrasi berlangsung secara berintegritas, transparan, dan berkeadilan. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Seluma berharap semangat pengawasan tidak hanya hadir ketika tahapan pemilu berlangsung, tetapi tumbuh menjadi gerakan bersama masyarakat dalam menjaga demokrasi dan memastikan hak politik setiap warga negara tetap terlindungi.

Humas Bawaslu Seluma